Minggu, 20 November 2016

Cara Menghargai Diri di #UsiaCantik



Masa kehidupan setelah berumah tangga tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh saya. Saya yang biasa dari kecil segala tercukupi, ketika berumah tangga harus memulainya dari nol. Namun Tuhan Maha Adil, energi saya waktu itu masih tinggi. Tidak peduli dengan berbagai keterbatasan, saya selalu berusaha maju, maju dan maju. Dari mulai membantu penghasilan suami dengan jualan kue sampai menulis buku. Bagi saya, selama saya memiliki tenaga dan akal pikiran, semua bisa diusahakan.

Jumat, 18 November 2016

Pendidikan Anak Dalam Kandungan

Foto dari Okezone
“Maaas...!” teriak Ranti dari kamar mandi. Selanjutnya mulut Ranti sudah tidak bisa dipakai bicara lagi. Dorongan dari perutnya semakin menguat dan tanpa dapat ditahan melepaskan seluruh isi perutnya.

Senin, 14 November 2016

Konsep Pendidikan Anak Secara Islam



Tubuh Ibu Lina (bukan nama sebenarnya) seperti tersengat listrik saat ibu guru menyampaikan kalau Hafizh (bukan nama sebenarnya) mendapat peringkat kedua dari akhir di kelasnya. Ibu merasa menyesal karena sudah menanyakan peringkat Hafizh di kelas. Format raport sekarang memang tidak memberikan informasi tentang peringkat anak. Menurut ibu guru kebijakan tidak mencantumkan peringkat di raport ini untuk menghindari rasa rendah diri pada anak-anak yang mendapat peringkat rendah. Apalagi Hafizh baru menginjak kelas 1 SD. Rasanya kurang bijaksana jika baru saja memasuki lingkungan sekolah dasar langsung mendapat cap bodoh di kelas. Namun jika orang tua membutuhkan informasi, dipersilakan untuk bertanya langsung pada ibu guru.

Jumat, 11 November 2016

Mengenali Set Up pada Buku



Judul: Pendidikan Anak dalam Islam

Genre: Pendidikan Islam

Penulis: DR. Abdullah Nashih Ulwan



Daftar Isi Bab 1:

BAGIAN PERTAMA

Pasal I: Perkawinan Ideal dan Kaitannya dengan Pendidikan

Pasal II: Perasaan Terhadap Anak-anak

Pasal III: Hukum-hukum yang Berkaitan dengan Kelahiran Anak

Pasal IV: Sebab-sebab Kenakalan Pada Anak dan Penanggulangannya



Review Bab 1:

Di Bab 1 ini, pendidikan anak dihubungkan pada proses pernikahan, kemudian potensi rasa sayang orang tua pada anak, selanjutnya hukum-hukum Islam yang berkaitan dengan anak dan terakhir uraian mengenai sebab-sebab kenakalan pada anak.

Semua uraian itu ditujukan demi terlaksananya proses pendidikan anak yang optimal. Dan itu hal yang menarik bagi saya, karena kelengkapan uraiannya membuktikan Islam memiliki perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan anak.



Judul: Brilliant Entrepreneur: Muhammad saw

Genre: Bisnis Islam

Penulis: Bambang Trim



Daftar isi Bab 1:

BAB I: Alkisah Muhammad saw Seorang Pebisnis

A.    Pendidikan Allah sebagai Penggembala

B.     Tahan Banting dari Kanak-kanak hingga Belia (AQ Nabi Muhammad saw)

C.     Kebiasaan Berdagang Bangsa Arab

D.    Praktik Ekonomi dalam Islam

E.     Ambisi Entrepreneurship Muhammad saw

F.      Muhammad saw sebagai Pebisnis


Review Bab 1:

Bab ini menceritakan tentang kenyataan bahwa Muhammad saw sebelum beliau diangkat menjadi nabi dan rasul adalah seorang entrepreneur. Selain itu dibahas pula mengenai kegiatan perekonomian (muamalah) menurut konsep Islam.

Diceritakan di bagian awal bab bahwa tren entrepreneur di Indonesia selalu muncul pada saat ekonomi sulit. Di mana PHK merajalela, sulit mencari lapangan pekerjaan, maka menjadi entrepreneur seperti sebuah pilihan akhir. Padahal menjadi entrepreneur bukan kemampuan seketika namun merupakan skill yang muncul karena pembiasaan.

Pembiasaan ini berlaku pada kehidupan masa kecil Muhammad saw. Di usia 12 tahun, Muhammad sudah membantu pamannya, Abu Thalib berdagang dan bahkan melakukan perjalanan hingga ke Syam.

Yang menarik dari Bab 1 ini, saya mendapatkan informasi mengenai perjalanan bisnis Muhammad saw, sebagai berikut:

-          Usia 12-20 tahun: Magang Bisnis

-          Usia 20-25 tahun: Pebisnis Profesional/Manajer Dagang

-          Usia 25-37 tahun: Pengusaha

Jadi dari 63 tahun masa hidup Muhammad saw, selama 23 tahun beliau gunakan untuk menegakan agama Islam dan selama kurang lebih 25 tahun justru beliau habiskan menjadi seorang pebisnis atau entrepreneur.



Judul: 26 Rahasia Jadi Developer Properti Modal Dengkul

Genre: Bisnis

Penulis: Ir. M. Echsanullah Khan, MM, CPA



Daftar Isi Bab 1:

Bab 1: JADI DEVELOPER PROPERTY, WHY NOT?

·         Mendobrak Mitos yang Keliru

·         Jadi Developer Properti, Semua Masalah Finansial Anda Tercuci Bersih!

·         Antara Properti dan Developer Properti?


Review Bab 1:

Bab 1 pada buku ini terlihat sekali ingin meyakinkan pembacanya bahwa bisnis developer properti itu sangat menguntungkan. Dengan membandingkan keuntungan antara deposito dan bisnis developer properti. Melalui hitung-hitungan sederhana dan menggunakan asumsi, hasilnya keuntungan dari bisnis developer properti lebih berlipat-lipat. Selain itu disebutkan pula kelebihan dan peluang dalam bisnis ini.

Penulis yang merupakan pelaku dari bisnis properti ini memberikan konsep-konsep yang Indonesia sekali. Artinya cocok diterapkan di Indonesia. Sehingga ungkapannya tentang jangan menelan mentah-mentah konsep-konsep properti dari luar karena kebijakan negara luar berbeda dengan kebijakan di Indonesia, itu satu hal yang menarik buat saya.

Kamis, 10 November 2016

Mempersiapkan Generasi yang Kuat



Jaya atau hancurnya suatu bangsa bergantung pada didikan para orang tua kepada generasi pelanjutnya. Jika perkara pendidikan anak ini dianggap sepele, maka di kemudian hari akan muncul para pemimpin bangsa dan masyarakat yang lemah. Baik lemah dalam ilmu pengetahuan, pemahaman agama, kemandirian sosial hingga ekonomi.